Di AS sebelum tahun 1980 terdapat 1 dari 10.000 anak menderita autisme. Pada tahun 2002 Institut kesehatan Negeri AS mencatat peningkatan angka tersebut menjadi 250 dari 10.000. kini persatuan orang tua penderita autisme Amerika memperkirakan . Anak-anak Hopewood dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi orang tua yang berminat untuk membesarkan anak-anak mereka secara alami tanpa obat dan vaksin. Mereka terbukti dapat tumbuh besar dengan sehat secara alamiah.
Sumber: http://www.google.co.id/
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Anak Khusus (autis). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Anak Khusus (autis). Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 April 2010
Kunci Keberhasilan Penyembuhan Autisime
Metode terapi yang paling efektif untuk anak autisme adalah terapi dengan metode Lovaas. Metode Lovaas ini pula yang menuntut ikut sertanya orangtua dalam melatih anak. Keikutsertaan orangtua menangani anak dapat menjalin ikatan batin yang kuat antara si anak dengan Metode Lovaas diperkenalkan pertama kali oleh lvar Lovaas Ph.D. Inti dari metode Lovaas ini sebenarnya bersumber pada modifikasi perilaku (behavior modification) dan operant conditioning.
Sumber: http://www.google.co.id/
Sumber: http://www.google.co.id/
Rabu, 24 Maret 2010
Menghindari Tatapan
Minim kontak mata pada anak memang merupakan salah satu cirri gangguan autistic. Namun pada bayi lima bulan, kita tidak bisa langsung menentukan apakah hal ini merupakan gejala autistic atau bukan. Secara umum ada tiga ciri utama dari gangguan autistic:
1. Masalah dalam interaksi soaial.
2. Masalah komunikasi muncul dalam bentuk keterlambatan bicara atau tidak bisa bicara.
3. Anak autis biasanya memiliki obsesi terhadap suatu benda atau hal tertentu dan punya ritual yang spesifik.
Sebagian besar anak autis memiliki masalah sensorik yang menyebabkan mereka amat sensitif terhadap rangsang dari luar. Mereka tidak menyukai suara-suara yang ramai, cenderung tidak suka disentuh dan dipeluk, dan lebih suka menarik diri. Biasanya perkembangan motorik kasar dan halus juga terganggu. Penanganan yang tepat sejak usia dini dan intensif, akan membantu anak berkembang optimal.
Sumber: Majalah AYAHBUNDA, oleh Dra. Adriana S. Ginanjar, MS
1. Masalah dalam interaksi soaial.
2. Masalah komunikasi muncul dalam bentuk keterlambatan bicara atau tidak bisa bicara.
3. Anak autis biasanya memiliki obsesi terhadap suatu benda atau hal tertentu dan punya ritual yang spesifik.
Sebagian besar anak autis memiliki masalah sensorik yang menyebabkan mereka amat sensitif terhadap rangsang dari luar. Mereka tidak menyukai suara-suara yang ramai, cenderung tidak suka disentuh dan dipeluk, dan lebih suka menarik diri. Biasanya perkembangan motorik kasar dan halus juga terganggu. Penanganan yang tepat sejak usia dini dan intensif, akan membantu anak berkembang optimal.
Sumber: Majalah AYAHBUNDA, oleh Dra. Adriana S. Ginanjar, MS
Langganan:
Postingan (Atom)