Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Mei 2010

Cerita Cinta

Setiap kata terjalin dengan penuh makna
berujung cinta yang terurai menjadi sebuah cerita tangis dan canda tawa...
bersatu dalam sebuah paragraf cinta

Dimanakah cinta yang sempurna??
menembus gejolak dalam jiwa...
Dimanakah asa??
yang dapat terjalin disetiap rajutan cerita...

Tuhan kemanakah aku akan berlari...
Dimanakah kan ku temukan cinta sejati...
Kemanakah ku dapatkan kasih sejati?

Cerita cintaku kini telah aku warnai...
dengan hadirmu yang Kekal dan Sejati

Sumber: Renungan Future Generation

Pilihan Bijaksana

Pilihlah untuk mengasihi...dari pada membenci.
Pilihlah untuk tersenyum...dari pada megeryitkan dahi.
Pilihlah untuk membengun...dari pada menghancurkan.
Pilihlah untuk bertekun...dari pada menyerah.
Pilihlah untuk memuji...dari pada bergosip.
Pilihlah untuk menyembuhkan...dari pada melukai.
Pilihlah untuk memberi...dari pada mencekram.
Pilihlah untuk berbuat...dari pada menunda.
Pilihlah untuk mengampuni...dari pada mengutuk.
Pilihlah untuk berdoa...dari pada berputus asa.
"Kebahagiaanmu terletak pada pilihan yang kau buat"

Sumber: Cutie Diary Spirit Girs

Pengaruh Musik pada Anak

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur, bukan nada-nada "miring". Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibanding dengan anak yang jarang mendengarkan musik.

Grace Sudargo, seorang musisi dan pendidik mengatakan, "Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia".

Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.

"Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony", demikian kata Ev. Andreas Christanday dalam suatu ceramah musik. "Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh". Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan "head banger", suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Jika hati kita sedang susah, cobalah mendengarkan musik yang indah, yang memiliki irama (ritme) yang teratur. Perasaan kita akan lebih enak dan enteng. Bahkan di luar negeri, pihak rumah sakit banyak memperdengarkan lagu-lagu indah untuk membantu penyembuhan para pasiennya. Itu suatu bukti, bahwa ritme sangat mempengaruhi jiwa manusia. Sedangkan harmony sangat mempengaruhi roh. Jika kita menonton film horor, selalu terdengar harmony (melodi) yang menyayat hati, yang membuat bulu kuduk kita berdiri. Dalam ritual-ritual keagamaan juga banyak digunakan harmony yang membawa roh manusia masuk ke dalam alam penyembahan. Di dalam meditasi, manusia mendengar harmony dari suara-suara alam disekelilingnya. "Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony", ujar Ev. Andreas Christanday.

Seorang ahli biofisika telah melakukan suatu percobaan tentang pengaruh musik bagi kehidupan makhluk hidup. Dua tanaman dari jenis dan umur yang sama diletakkan pada tempat yang berbeda. Yang satu diletakkan dekat dengan pengeras suara (speaker) yang menyajikan lagu-lagu slow rock dan heavy rock, sedangkan tanaman yang lain diletakkan dekat dengan speaker yang memperdengarkan lagu-lagu yang indah dan berirama teratur. Dalam beberapa hari terjadi perbedaan yang sangat mencolok. Tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu rock menjadi layu dan mati, sedangkan tanaman yang berada di dekat speaker lagu-lagu indah tumbuh segar dan berbunga. Suatu bukti nyata bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup.

Alam semesta tercipta dengan musik alam yang sangat indah. Gemuruh ombak di laut, deru angin di gunung, dan rintik hujan merupakan musik alam yang sangat indah. Dan sudah terbukti, bagaimana pengaruh musik alam itu bagi kehidupan manusia.

Wulaningrum Wibisono, S.Psi mengatakan, "Jikalau Anda merasakan hari ini begitu berat, coba periksa lagi hidup Anda pada hari ini. Jangan-jangan Anda belum mendengarkan musik dan bernyanyi".

Sumber: google.com

Selasa, 27 April 2010

SAHABAT SEJATI??

Sahabat sejati??
Kamu bilang sahabat selalu ada disampingmu saat suka dan duka..
Tapi kamu gak ada disampingku disaat kedua-duanya..
Kamu bilang sahabat selalu menolong disaat mengalami kesulitan..
Tapi sekarang, gak ada yang membantu disaat aku mengalami
kesulitan..

Sahabat selalu mendengarkan segala keluh kesahmu dan membiarkanmu menangis dibahunya..
Sekarang, gak ada lagi yang mendengarkan keluh kesahku dan gak ada lagi yang engkau menjadi bahu disaat aku menangis..

Kamu juga bilang sahabat selalu menemani ditempat yang gelap..
Tapi saat ditempat yang gelap, kamu gak ada disitu untukku..
Sahabat tetap bersama walau yang lain pergi..
Kenyataannya sekarang kamu pergi dan gak ada lagi yang selalu bersamaku dan menemaniku kemanapun aku pergi..

Gak ada lagi yang mendengarkan lelucon konyolku..
Gak ada lagi yang mau mengalah padaku demi suatu benda..
Gak ada lagi yang mengerti semua kekuranganku..
Gak ada lagi yang menjaga rahasiaku dan yang menjaga rahasiamu bukan aku lagi..
Gak ada lagi yang ikut menanggung segala bebanku dan bersedia berkorban tanpa imbalan..

Apakah ini sahabat sejati…??
Tapi,
Kemana
Sahabat
Sejatiku??
Created by: "Me"

FRIENDSHIP

FRIENDSHIP

Forgive each other
(Saling memaafkan)
Refresh each other
(Saling menyegarkan)
Invest each other
(Saling menanamkan kebaikan)
Encourage each other
(Saling memberi semangat)
Nuture each other
(Saling memelihara)
Depend each other
(Saling bergantung)
Share with each other
(Saling berbagi)
Help each other
(Saling menolong)
Inspire each other
(Saling mengilhami)
Pray for each other
(Saling mendoakan)


Written by:
Jhon.C.Maxwell
And
Dan Reiland

Rabu, 24 Maret 2010

Internet dan Explorasi Diri

Apakah internet dapat digunakan sebagai alat untuk eksplorasi diri? Pertanyaan tersebut bukanlah tanpa alasan mengingat bahwa banyak situs yang menampilkan berbagai test EQ maupun IQ. Selain itu teknologi dunia maya ini memberikan banyak kesempatan kepada individu untuk mengekspresikan diri secara unik. Namun demikian para Psikolog berpendapat, kalau seseorang gagal mengintegrasikan antara diri sejati dengan diri yang diekspresikan secara berbeda di internet, maka hal ini akan sangat berbahaya bagi pertumbuhan pribadi orang tersebut.
Mengenai dampak internet sebagai alat explorasi diri, para Psikolog memandang hal tersebut tergantung dari pribadi si penggunanya. Tentu internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang, dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut. Pengaruh buruk akan terjadi jika internet digunakan sebagai sarana untuk mengisolasi diri. Banyak orang tidak sadar bahwa lama-kelamaan ia menutup diri terhadap komunikasi sosial entah karena keasikan ngebrowse atau karena internet dipakai sebagai pelarian dari masalah-masalah yang berhubungan dengan kepribadiannya. Hal itu dapat terjadi karena ada individu yang menampilkan kepribadian yang berbeda pada saat online dengan offline. Motivasi dibalik itu tentu berbeda antara satu orang dengan yang lain. Permasalahan akan rumit jika alasannya adalah karena individu tersebut tidak puas/suka terhadap dirinya sendiri (mungkin karena rasa minder, malu, atau merasa tidak pantas), lantas menciptakan dan menampilkan kepribadian yang lain sekali dari dirinya yang asli. Seringkali ia lebih suka pada kepribadian hasil rekayasa yang baru karena tampak ideal baginya. Padahal, menurut para Psikolog, hal ini tidak benar dan tidak sehat. Mengapa demikian?
Michelle Weil, seorang Psikolog dan pengarang buku terkenal, memberikan contoh konkrit tentang seorang gadis yang dijauhi oleh teman-temannya lalu kemudian menghabiskan waktu untuk mojok berchatting ria dengan menampilkan karakter yang sangat kontradiktif dengan karakter aslinya. Akibatnya, lama kelamaan ia semakin jauh dengan kenyataaan sosial yang ada, bahkan tidak bisa menerima diri apa adanya. Menurut pakar psikoanalisa terkenal seperti Erich Fromm, kondisi demikian dinamakan neurosis. Kondisi neurosis yang berkepanjangan akan mengakibatkan gangguan jiwa yang serius. Michelle lebih lanjut menambahkan, bahaya latennya adalah terbentuknya kepribadian online yang berbeda dengan yang asli.
Tentu saja ada pengaruh positif dari penggunaan (bukan kecanduan) internet terhadap kepribadian seseorang. Reid Steere, seorang Sosiolog dari Los Angeles mengatakan, jika seseorang menggunakan internet sebagai media eksplorasi diri dengan kesadaran penuh, ia akan mengalami pertumbuhan sebagai hasil dari refleksi dirinya secara utuh melalui internet.

Sumber: E-Psikologi.com

Depresi dan penyakit Jantung

Penelitian mengungkapkan, depresi ternyata berhubungan dengan penyakit jantung baik pada pria maupun wanita. Tetapi hasil penelitian belum bisa menjelaskan mengapa wanita tidak memiliki kecenderungan meninggal akibat penyakit jantung.
Hubungan antara penyakit jantung dengan depresi masih ditelaah dalam penelitian lainnya. Laporan dari Ohio State University mengatakan, penelitian ini adalah yang pertama yang mendemonstrasikan bahwa wanita yang mengalami depresi tidak mempunyai kecenderungan bisa meninggal akibat penyakit jantung dibanding wanita yang tidak mendapat depresi.
Laporan yang dipublikasikan dalam Archives of Internal Medicine ini didasarkan pada data 5007 wanita dan 2886 pria yang terlibat dalam penelitian bertahun-tahun. Para responden ini tidak mempunyai penyakit jantung sejak 1982 sampai 1984 ketika penelitian dimulai, tetapi telah dievaluasi menderita depresi.
Mereka diikuti terus perkembangaannya sampai penelitian ini berakhir pada 1992. Penulis penelitian menyatakan, wanita yang menderita depresi memiliki 73 persen resiko lebih tinggi mengidap penyakit jantung dan kelainan jantung lainnya dibanding wanita yang tidak terkena depresi, tetapi resiko mereka tidak bertambah untuk meninggal akibat penyakit jantung.
Pria yang menderita depresi mendapat 71 persen resiko lebih tinggi untuk mendapat masalah penyakit jantung dan 2,34 kali mendapat kemungkinan meninggal akibat penyakit jantung dibanding pria yang tidak menderita depresi.
"Belum jelas mengapa depresi berhubungan dengan kasus penyakit jantung koroner tetapi tidak menyebabkan kematian pada wanita," ungkap hasil penelitian.
Secara keseluruhan hubungan antara depresi dan penyakit jantung muncul dan berhubungan dengan sejumlah faktor, termasuk fakta bahwa orang yang menderita depresi cenderung lebih suka merokok, memiliki tekanan darah tinggi dan mempunyai banyak masalah lainnya dengan tidak teraturnya detak jantung.(Kompas)

Sumber: E-Psikologi.com

Tidur Siang

Gagasan tentang tidur selama jam kerja memang terdengar sangat tidak etis, bahkan tidak jarang berkonotasi negatif. Namun kalau dilihat dari kenyataan yang diperlukan tubuh, gagasan tersebut mungkin perlu dipikirkan. The National Sleep Foundation USA melaporkan bahwa para pekerja cenderung mengantuk antara jam 14.00 dan 16.00 akibat menurunnya temperatur tubuh. Tekanan kerja yang dialami setiap hari mungkin dapat diringankan dengan melakukan tidur selama 15 sampai 20 menit untuk mengembalikan kesadaran, meningkatkan daya ingat dan mengurangi kelelahan. Namun demikian, menurut Joyce Walsleben, PhD, dari New York University Medical Center/Sleep Disorder Center, lamanya waktu tidur akan sangat berpengaruh terhadap kebugaran seseorang. Tidur lebih dari 30 menit tidak akan mengembalikan kebugaran yang kita inginkan. Sekali kita tertidur lebih dari 30 menit, berarti kita sudah masuk dalam masa tidur normal, dan ketika terbangun kita cenderung masih merasa grogi dan kehilangan orientasi ketika terbangun.

Sumber: E-Psikologi.com

Lari Dari Bayangan

Sebuah Penelitian yang dimuat di Journal of Personality and Social Psychology, 2000 Vol. 78, membuktikan adanya kontribusi dari karakter seseorang terhadap hambatan dalam berinteraksi dengan sesama. Penelitian ini mengungkapkan, bahwa orang cenderung menghindari interaksi dengan orang lain yang mempunyai jenis karakteristik yang sama-sama negatif. Contohnya, orang yang pemarah akan menjauhkan diri dari orang yang pemarah, dan seorang pembohong menjauhkan diri dari sesamanya yang pembohong pula ! Nah, bagian mana dari potret diri Anda yang tidak Anda suka sehingga selalu melarikan diri pada saat si cermin datang menghampiri ? Cobalah Anda pelajari diri sendiri dan temukan karakteristik yang menghambat kelancaran sosialisasi Anda.

Sumber: E-Psikologi.com

Pengemudi Pemarah dan Risiko Kecelakaan di Jalan Raya

Apakah Anda tergolong pemarah? Bila demikian berhati-hatilah jika Anda sedang mengemudikan kendaraan di jalan raya. Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh beberapa ahli di Amerika menemukan bahwa seorang pengemudi yang tergolong pemarah lebih sering mengalami kecelakaan di jalan dibandingkan dengan pengemudi yang tidak pemarah. Menurut penelitian yang dimuat dalam Journal of Counseling Psychology, Vol.47, No, 1 tersebut, pengemudi yang tergolong pemarah ini lebih sering merasa cemas dan sulit mengendalikan amarah mereka sehingga sering menunjukkan perilaku agresif dan tidak jarang beresiko tinggi dan membahayakan bagi diri mereka sendiri dan orang lain

Sumber: E-Psikologi.com

Pembantu Otak!

Kopi yang baru saja dirajang adalah bensin utama bagi otak. Kafein terbukti menghambat proses penuaan dan membantu daya ingat otak untuk ingatan jangka pendek. Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi secangkir kopi akan lebih mudah memusatkan perhatian dan lebih tanggap saat menyelesaikan masalah.

Sumber: Majalah PARENTING INDONESIA, oleh buku Eat This Not That

Tahukah Anda?????

Kopi adalah antioksidan nomor satu yang dapat menghalau radikal bebas penyebab kanker.

Refrensi: Majalah PARENTING INDONESIA, oleh University of Scranton