Selasa, 19 April 2011

Stres (artikel)

Sumber artikel: http://vano2000.wordpress.com/2010/05/05/kesesakan-dan-perilaku-agresif-di-penjara/


Penjelasan dari artikel, jadi Salah satu penyebab timbulnya stress di penjara adalah kondisi penjara yang sangat jauh dari kondisi ideal. baik dari kondisi fisik penjara, terkadang ukurannya kecil, orangnya banyak, sehingga menyebabkan para tahanan cenderung merasa sesak akan kondisi tersebut dan membuat menjadi stress. Kesesakan yang terjadi di dalam penjara berdampak pada tingkat stress, agresifitas, dan bahkan bunuh diri.

Stress mempunyai hubungan positif dengan kesesakan. ketika seseorang mengalami kesesakan yang tinggi, maka tingkat stres pun tinggi. Di penjara, dengan kondisi yang serba terbatas, mulai dari ruangan yang sempit, informasi, dan hiburan terbatas, membuat tingkat stres cenderung tinggi. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya ruang gerak, serta keinginan untuk melakukan apa yang dimau.

Menurut teori behaviour constraint, lingkungan bisa membatasi seseorang dalam berperilaku. Bila hal itu terjadi, yang pertama muncul adalah perasaan tidak nyaman, dan perasaan negatif, dan bahkan bisa menimbulkan stress bila berlangsung lama.

Istilah stres itu sendiri menurut Lazarus (dalam Prabowo, 1998), stress adalah suatu keadaan psikologis individu yang disebabkan karena individu dihadapkan pada situasi internal dan eksternal.
Jenis stres menurut Robbins ada Distress, yaitu hasil dari respon terhadap stres yang bersifat tidak sehat, negatif, dan destruktif (bersifat merusak) dan Psychological stress terjadi ketika individu menjumpai kondisi lingkungan yang
penuh stress sebagai ancaman yang secara kuat menantang atau melampaui kemampuan copingnya. Sedangkan model stres menurut Cox (dalam Prabowo, 1998)salah satunya Overload, yang dimana ketika sebuah stimulus datang secara intens dan individu tidak dapat mengadaptasi lebih lama lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar