Penderita mental tidak hanya mengalami Mental Retarded, tetapi juga mengalami Behavior Retarded.
► Secara Psikososial memiliki kedudukan khusus dalam keluarga.
● Menjadi kambing hitam dari semua masalah (merupakan proses
belajar menjadi agresif atau penarikan diri (withdrawl)
● Menjadi bayi terus (penebusan rasa bersalah orangtua)
● Sebagai pet/klangenan/kesayangan (reaksi formasi dari
ketidaksukaan)
► Dari Perkembangan Moral
● Kholberg menyatakan behwa perkembangan moral didasarkan
pada moral reasoning. Perilaku adalah ekspresi dari moral reasoning seseorang. Moral reasoning berkaitan dengan perkembangan kognisi seseorang. Sehingga penderita mental retarded yang kognisinya rendah, otomatis juga akan memiliki moral reasoning yang rendah, sehingga bentuk perilakunya adalah (sesuai derajat berat-ringannya retardasi mental yang dialami) agresi, hiperaktif, withdrwal (bila terus-menerus dapat disebut autism), penyimpangan seksual.
Sumber: Prabowo,hendro.[et al]. Psikologi pendidikan.Jakarta:Penerbit Gunadarma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar