Minggu, 28 Februari 2010

Memupuk Rasa Ingin Tahu

Pada hakikatnya anak terlahir dengan rasa ingin tahu. Berbekal rasa ingin tahu inilah anak belajar berbagai hal yang akan menjadi bekal baginya kelas. Rasa ingin tahu merupakan sumber daya yang perlu dikelola agar terarah dan efektif penggunaannya. Untuk itu anak masih butuh bantuan anda. Ikuti ide berikut in:
• Jadikan rutinitas sebagai petualangan seru. Bila anda bekerja, mengubah rutinitas menjadi petualang seru bisa dilakukan cukup dengan sedikit imajinasi. Misalnya, jadikan acara mandinya sebagai petualang dunia air.
• Manfaatkan Kesempatan, misalnya kebetulan ada seekor kupu-kupu masuk ke rumah. Ceritakan sedikit tentang kupu-kupu, tentang warna, sampai tentang apa makanannya.
• Sempatkan melihat dunia luar. Usia yang masih kecil semestinya tidak menjadi halangan bagi anak untuk melihat dunia luas di luar rumahnya.
• Tanggapi Pertanyaannya. Respon positif anda akan memmbuat anak merasa diterima, menjadi lebih percaya diri, dan merasa there’s nohing wrong of being curious.



Sumber: Majalah PARENTING INDONESIA,oleh VIKH

1 komentar:

  1. ada beberapa cara lagi untuk memupuk rasa ingin tahu :
    - membuat anak penasaran dan mencari tahu lewat teman, orang tua, buku, menonton acara/berita di tv
    -memberikan tantangan untuk anak dalam melakukan kegiatan
    -membelikan anak mainan, buku bacaan, dan meminta anak untuk menlaah dan meneliti
    -dll.

    BalasHapus